prinsip-dan-cara-kerja-kondensor-ac-mobil

Service AC Surabaya

Service AC-Surabaya akan mengulas tentang komponen mesin pendingin yang dialiri bahan pendingin. Komponen utama pada mesin pendingin ini memiliki bagian-bagian yang akan dialiri bahan pendingin.

Bagian yang dialiri bahan pendingin terdiri dari :

  1. Kompresor

Kompresor adalah bagian terpenting dari mesin pendingin. Pada tubuh manusia kompresor dapat diumpamakan sebagai jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh kita. Sedangkan kompresor menekan bahan pendingin ke semua bagian dari system.

Kompresor pada System refrigerasi gunanya untuk :

  • Menurunkan tekanan didalam evaporator sehingga bahan pendingin cair dievaporator dapat menguap pada suhu yang lebih rendah dan menyerap panas lebih banyak dari ruangan didekat evaporator.
  • Menghisap bahan pendingin gas dari evaporator lalu memampatkan gas tersebut sehingga menjadi gas suhu tinggi dan tekanan tinggi. Kemudian mengalirkannya ke kondenser.
  1. Kondenser

Kondenser dan evaporator adalah alat penukar kalor. Kondenser gunanya untuk membuang kalor dan mengubah wujud bahan pendingin dari gas menjadi cair. Pengertian kondenser sesuai namanya adalah alat untuk membuat kondensasi bahan pendingin gas dari kompresor dengan suhu tinggi dan tekanan tinggi.

Kondensor dengan pendingin air, Campuran udara dan air digunakan untuk sistem yang besar. Untuk unit-unit kecil biasanya hanya menggunakan kondeser dengan pendingin udara.

  1. Pengering atau Saringan

Salah satu Komponen lemari es yang dapat menyerap uap air dan menyaring kotoran didalam sistem disebut Pengering (Drier). Didalam pengering tersebut berisi bahan pengering (Dessicant) dan kawat saringan, Maka dapat menyerap dan menyaring : uap air, asam, kotoran dan benda-benda lain yang tidak diperlukan sistem.

Bila kita merakit sebuah mesin pendingin tanpa dipasang pengering atau filter, Kita dapat mengalami kejadian seperti ini :

  • Uap air didalam sistem dapat membeku dan membuat buntu filter
  • Uap air akan bereaksi dengan bahan pendingin dan minyak pelumas kompresor, dapat membentuk asam dan menyebabkan korosi
  • Air dan asam dapat merusak minyak pelumas kompresor, membentuk endapan yang dapat membantu buntu saringan dan pipa kapiler, juga dapat membantu buntu saringan dan kapiler, Juga dapat mengganggu dan merusak kompresor.
  1. Pipa Kapiler

Pipa kapiler disebut impedance tube, Dibuat dari bahan tembaga yang elastis dengan diameter dalam sangat kecil. Panjang dan diameter dalam pipa kapiler dapat mengontrol jumlaah bahan pendingin yang mengalir ke evaporator.

Fungsi pipa kapiler ialah :

  • Menurunkan tekanan bahan pendingin cair yang mengalir didalamnya
  • Mengatur jumlah bahan pendingin cair yang melaluinya.
  • Membangkitkan tekanan bahan pendingin didalam kondensor.

Yang perlu diperhatikan saat menyambung pipa kapiler dengan filter adalah pipa kapiler harus dipotong miring. Memotong kapiler harus menggunakan alat khusus supaya hasilnya tidak mempengaruhi diameter lubang.

  1. Evaporator

Fungsi dari evaporator itu sendiri untuk menyerap panas dari udara atau benda didalam mesin pendingin dan mendinginkannya. Kemudian membuang kalor tersebut melalui kondesor diruang yang tidak didinginkan. Kompresor yang sedang bekerja menghisap bahan pendingin gas dari evaporator, sehingga tekanan didalam evaporator menjadi rendah.

Bentuk dan Konstruksi evaporator yang biasa dipakai ada 3 macam :

  • Permukaan datar (Plat surface)
  • Pipa (bare tube)
  • Pipa dengan sirip-sirip (Fin Tube)

Dalam pembuatan ataupun pemasangan evaporator harus direncanakan sedemikian rupa agar minyak pelumas yang terbawa oleh bahan pendingin dapat terus mengalir bersama bahan pendingin gas kembali ke kompresor.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda dan terima kasih telah mengunjungi website kami 🙂

 

Turunan keyword dari Serviceac-surabaya.com